Adi J. Mustafa - Membaca Kehidupan

Blog EntryApa yang Membuat Seorang Istri Menarik?Jan 18, '07 1:02 AM
for everyone

Apa yang membuat seorang istri menarik, hingga suami makin menyenangi dan mengaguminya? Karena interaksi dengan istri sudah menjadi keseharian dan hal rutin, seringkali seorang suami sulit menjawab pertanyaan itu. From a distance, saya mencoba mengurai sifat dan sikap menarik dan menyenangkan dari seorang istri.

Kenapa saya pilih kata menarik instead of cantik? Cantik fisik itu relatif. Parameter-parameter pembangun kecantikan itu masih debatable. Terlebih lagi cantik fisik itu adalah daya tarik instant. Ia bisa menjadi daya tarik melenakan pada pandangan pertama dan pada interval waktu awal, tapi belum tentu pesona yang sama bisa dirasakan melalui interaksi pada jangka waktu yang panjang.

Menarik itu terbangun dari keutuhan kepribadian. Berbagai dimensi kecerdasan berpadu membangun kemenarikan (attractiveness), mulai dari kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional hingga kecerdasan spiritual dan kecerdasan religius.

Maka kemenarikan seorang istri, menurut saya paling tidak tercermin dan menampak pada delapan pasangan karakter kunci di bawah ini:

1. Ramah dan murah senyum

Keramahan dan murah senyum itu menjadi daya tarik universal. Ia menjadi salah satu kunci sukses seseorang, sebab dengannya ia mudah diterima orang lain. Dan ini menjadi faktor penting dalam berbagai kerja sosial dan profesional.

Dan senyum adalah pancaran suasana hati. Murah senyum dan ramah itu bukan tampilan sesaat. Ia adalah cerminan kepribadian. Dengan senyuman istri, seorang suami mendapatkan ketentraman dan kehangatan jiwa. Setiap kali ia mendapatkan senyuman sang istri, terbitlah suasana "kemarilah, di sini aku selalu ada untukmu" menghiasi relung jiwanya.

2. Optimis dan ceria
Masalah itu untuk dipecahkan dan jangan membuat kita berdiam diri. Percayalah, kalau kita bergerak dan berusaha, kita akan menemukan jalan keluar. Kalimat-kalimat barusan itu normatif. Tapi ketika ucapan-ucapan itu keluar dari seorang istri dan ketika hal itu diucapkan dengan penuh rasa optimis dan dibarengi keceriaan, yakinlah seorang suami bahwa ia memperoleh anugerah terindah dalam hidupnya.

Seorang yang optimis itu tak akan berdiam diri dalam himpitan masalah. Ia akan mengurai masalah. Ia akan kerjakan apa yang bisa dikerjakan terlebih dahulu, tanpa menunda-nunda. Dan justru karena sikap melekat seperti ini, ia tak pernah mendapatkan dirinya menunggu himpitan segunung masalah. Setiap ada permasalahan hidup, ia cepat menyelesaikannya. Karena geraknya ini, setiap kali menyelesaikan satu pekerjaan, sekecil apapun, ia mendapatkan kesenangan jiwa. Dan karenanya sikap ceria selalu bisa dipelihara.

3. Penyabar dan teguh hati
Bangunan rumah tangga itu ibarat bahtera yang berlayar mengarungi samudra. Adakalanya cuaca buruk melanda lautan. Angin dan ombak kencang menerpa. Pada saat itu terujilah sifat sabar dan teguh hati.

Seorang suami akan sangat bersyukur dengan kesabaran dan keteguhan hati istrinya ketika menghadapi berbagai kesulitan hidup. Hari-hari ketika persediaan uang bahkan tak mencukupi untuk hidup sehari, ketika mesti bekerja keras karena memang tak ada dana untuk menggaji seorang pembantu, ketika mesti berjalan cukup jauh mengantar anak bersekolah dengan mendorong baby-car adiknya pula. Atau ketika hadir suara-suara,"Bagaimana mungkin kamu bersabar dengan kondisi begini? Sekali-kali berontak donk sama suami ...." Ketika itu kesabaran dan keteguhan seorang istri dalam menjalani episode kehidupan diuji.

Tentu keteguhan hati itu lahir dari saling pengertian dan keyakinan, bahwa suami tak berdiam diri dengan kondisi yang ada. Tapi landasan utama keteguhan ini adalah pada keyakinan, bahwa Allah tak meninggalkan hambaNya. Dia akan menolong saat upaya kita sudah sampai pada batasnya; Saat kita berserah diri di ujung segala harapan dan hanya menggantungkan diri padaNya.

4. Penyayang dan pemaaf
Manusia tak ada yang terbebas dan kekhilafan dan kekeliruan. Begitu juga seorang suami terhadap istrinya. Bahkan di hadapan istrinya, hampir semua ketidaksempurnaan yang dapat ia tutupi di luar rumah, akan terbuka.

Sifat penyayang dan pemaaf amat diperlukan seorang suami, dihadapkan pada segala kelemahan dirinya. Pengertian istri sungguh menjadi sesuatu yang amat dihajatkan. Dengan ini seorang suami terhindar dari keputusasaan dan blaming himself too far, menyalahkan diri sendiri terlalu jauh. Dengan ini seorang suami tetap bisa terjaga harga diri dan sikap optimisnya.

Penyayang dan pemaaf juga nampak pada keseharian istri dalam mendidik anak-anak. Suami akan senang melihat anak-anak tumbuh dalam suasana kasih sayang. Pemaafan atas kesalahan anak-anak bukan untuk mentolerir kesalahan itu, tapi untuk memberikan kesempatan kepada mereka belajar dari kesalahannya.

Penyayang juga menjadi karakter yang muncul saat istri berinterkasi dengan orang tua dan kerabat suaminya. Pernikahan itu menyatukan dua bani. Dan ketika suami mendapatkan istrinya menerima dan diterima dengan baik dan bahkan menjadi kesayangan orang tua dan karib kerabatnya, sungguh ia merasakan rasa senang tiada tara.

5. Empatif dan ringan tangan (suka menolong)
Bekerja sama dan saling menolong dalam kehidupan rumah tangga menjadi tuntutan mendasar. Adapun sifat empatif dan ringan tangan dalam menolong di sini lebih ditekankan pada karakter seorang istri bagi masyarakat di sekelilingnya.

Sebuah rumah tangga menjadi bagian dari satu masyarakat. Keharmonisan satu keluarga dalam menempatkan diri di tengah masyarakat menjadi satu kepuasan batin dan kebahagiaan tersendiri. Ketika seorang istri menunjukkan sikap empatif dan banyak memberikan pertolongan kepada orang-orang di sekeliling rumah, seorang suami akan mendapatkan pesona sosial pada istrinya.

Selain itu, seorang istri yang memberikan perhatian terhadap masyarakat sekelilingnya justru akan semakin bersikap dewasa dalam mengatasi permasalahan rumah tangganya. Ini menjadikan suasana komunikasi dengan suaminya di rumah lebih seimbang dan menentramkan.

6. Aktif dan produktif
Pesona sosial pada seorang istri lebih dirasakan suaminya, ketika ia memberikan kontribusi lebih sistematis kepada masyarakatnya. Tidak menjadi masalah pada bidang apa kontribusi ini dicurahkan, pada pendidikan, kesehatan, perekonomian, kesejahteraan, atau beberapa sektor industri. Yang pasti keaktifan dan produktifitas seorang istri bagi masyarakatnya menjadi daya tarik tersendiri bagi suami.

Produktifitas ini tentu saja tidak mesti identik pada jauh meninggalkan urusan rumah tangga. Saya sendiri melihat, basis dari segala aktifitas sosial seorang istri itu adalah bagaimana ia menjadi aktifis yang memiliki visi terbangunnya keluarga-keluarga yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Untuk mewujudkan visi di atas dibutuhkan dukungan segenap instrument sosial-kemasyarakatan dan kenegaraan, mulai dari peraturan perundangan yang digodok di lembaga legislatif, ilmu pengetahuan dan teknologi yang dihasilkan lembaga pendidikan dan riset, konsep dan kebijakan yang dibuat eksekutif, aktifitas pemberdayaan masyarakat yang dipelopori LSM-LSM (NGOs) dan gerakan sosial lainnya hingga wujud materi peradaban seperti sekolah-sekolah, klinik hingga rumah sakit, industri farmasi penopang kesehatan, industri pemasok makanan bergizi, industri telekomunikasi yang memfasilitasi dan menyajikan informasi yang baik dan mencerdaskan, dan lain-lain.

Karenanya terbuka seribu satu medan bagi para istri untuk berkiprah, mulai dari ruang lingkup rukun tangga (RT), rukun warga (RW) hingga lingkup negara dan bahkan dunia.

7. Cerdas dan kreatif
Kepribadian seorang manusia itu terus berkembang dan tumbuh menuju kematangan tatkala proses belajar terus menyertainya. Dari waktu ke waktu istri pembelajar akan selalu menghadirkan kemenarikan yang baru. Satu hari tiba-tiba dia memasak kue bolu amat lezat, yang belum pernah disajikan kepada keluarganya. Di kesempatan lain dia mengisahkan baru lulus kursus Qiraati -satu metoda belajar membaca al-Quran-, karena memang dibutuhkan untuk menyertai perkembangan salah satu sisi pendidikan anak-anak. Atau ketika dia mengikuti kegiatan senam kebugaran dengan tekun, yang memang membuat tubuhnya bugar dan menambah vitalitas hubungan dengan suaminya.

Kecerdasan itu bergabung dengan kreatifitas dan berjalan seiring. Kreatifitas dalam mengelola rumah tangga menjadi pesona tiada batas bagi pasangan suami-istri. Dengan daya kreatif ini, segala masalah bisa dihadapi secara cerdas dan tepat.

8. Tekun dan ikhlas beribadah
Puncak dan sekaligus landasan bagi segala daya tarik seorang istri adalah pada ketekunannya menjalankan ibadah dan mengikhlaskan segala cinta, aktifitas dan kerja-kerjanya semata untuk mengharapkan keridhoan Ilahi. Pada karakter ini seorang istri adalah individu yang independent dari siapapun, termasuk dari suaminya. Ia akan menggapai kemuliaan dirinya di hadapan Allah Penguasa Alam Semesta dan di hadapan segenap makhlukNya, termasuk di hadapan suaminya.

Salam,
Adi J. Mustafa
@Chiba-Japan


70 CommentsChronological   Reverse   Threaded
ivandinita wrote on Jan 18, '07
jazakallah tulisannya pak Adi, bisa buat belajar...
adijm wrote on Jan 18, '07
sama-sama mbak Dini, jazakillahu khairan.
gadisku98 wrote on Jan 18, '07
Saya suka artikel. Menarik dan bagus sekali. Syabas!
adijm wrote on Jan 18, '07
Terima kasih. Semoga bermanfaat.
statistician81 wrote on Jan 18, '07
waduh ustadz pintar sekali buat puisi...mengingatkan ana pada Bryan Adams....
adijm wrote on Jan 18, '07
kumaha sih bang Abduh *smile*. itu memang punyanya Bryan Adams. boleh kan kita pinjam yang baiknya untuk konteks suami-istri?
deeyand wrote on Jan 18, '07
adijm said
Karenanya terbuka seribu satu medan bagi para istri untuk berkiprah
Yup, instrument dan infrastruktur yang mendukung akan membuat "kerja-kerja" seorang istri akan lebih optimal tanpa dia harus banyak meninggalkan prioritas utamanya. Kurang/tidak adanya instrument sering kali menyebabkan potensi seorang istri tak maksimal atau bahkan tenggelam. Kalo intsrument masih belum mendukung, lihat poin 7. Bukan begitu Pak Adi? *bukaaaan* hehe.

I really really really love this song :D (syair dan vocal brayan adams yang bazzoke itu :D)
rielakelinci wrote on Jan 18, '07
^o^ bravo... tulis juga donk versi apa yg menarik dari seorang suami... biar balance gitchu..
ti2n wrote on Jan 18, '07
subhanallah.... tulisannya bagus banget Pak...
terima kasih ya....
adijm wrote on Jan 18, '07, edited on Jan 18, '07
Saat ini memang butuh daya seleksi yang ekstra dari para istri dalam memilih medan beraktifitas sosial/professional, karena sistem sosial/sistem kerja yang ada memang masih "penuh jebakan" buat perempuan. Terima kasih untuk komentarnya, mbak Dee.
adijm wrote on Jan 18, '07, edited on Jan 18, '07
tugas para ibu lah untuk menuliskannya. kalau saya yang nulis enggak objektif kan, karena saya adalah bagian dari objek yang dituliskan ... *smile*
adijm wrote on Jan 18, '07
sama-sama, mbak Titin. moga bermanfaat.
zahrra wrote on Jan 18, '07
Insya Alloh sbentar lagi saya mau menikah, Alhamdulillah calon suami saya orang yang sangat soleh dan mengerti Ilmu... mudah2an artikel Bapak Adi bisa menambah wawasan saya untuk mengimbangi kesolehan calon suami saya. Terimakasih...
Wassalam
adijm wrote on Jan 18, '07
Alhamdulillah. Semoga proses akad nikah berjalan lancar sesuai rencana dan semoga rumah tangga yang dibangun senantiasa dinaungi kebaikan dan keberkahan dariNya. Selamat, ya Mbak.
aalinazar wrote on Jan 18, '07
adijm said
Apa yang menarik pada seorang istri
biasanya sih tangannya.
adijm wrote on Jan 18, '07
*smile*
annidalucu wrote on Jan 18, '07
Hhh...*menarik napas panjang*
makasih sudah diingatkan Pak.
Terasa sekali penurunan kualitas diri saya setelah membaca artikel ini..
adijm wrote on Jan 18, '07, edited on Jan 19, '07
Alhamdulillah, jika tulisan sederhana ini bermanfaat dan mengingatkan. Jazakillahu khairan, Ummi Nida.
yokka wrote on Jan 18, '07
Alhamdulillah...dpt ilmu baru :) jazakallah khoir ya pak...
mirroroflusi wrote on Jan 18, '07
Alhamdulillah makasih sharingnya Pak Adi. Meski belum menikah, ilmunya bisa jadi persiapan buat saya :)
adijm wrote on Jan 18, '07
Waiyyaki, mbak Yokka :)
adijm wrote on Jan 18, '07
Sama-sama, mbak Lusi. Selamat bersiap-siap ...
nunksubarga wrote on Jan 19, '07
Tulisan nya inspiratif sekali...saya mau save ah pak....makasih
adijm wrote on Jan 19, '07
Alhamdulillah. Sama-sama ... moga bermanfaat.
unisa81 wrote on Jan 19, '07
wah, subhanallah. sangat bermanfaat... walau belum jadi istri ^_^
adijm wrote on Jan 19, '07, edited on Jan 19, '07
alhamdulillah, insya Allah kematangan ilmu akan selalu mendekatkan kita pada kemaslahatan.
lifeuniversity wrote on Jan 25, '07
arigato gozaimasu ustadz.. :)
izin download lagi untuk dimuat di blog-nya kamus ya, syukron jazakallah khoir.. :)
lifeuniversity wrote on Jan 25, '07
izin di-link ke mp-nya diana juga ya ustadz.. sykron jzklh khoir.. :)
h4nim wrote on Jan 25, '07
izin baca ya pak ustadz... boleh ngga? :D *udah terlanjur dibaca hihi*
adijm wrote on Jan 25, '07
dou ita shimashite ... silakan mbak Diana. jazakillahu khairan.
adijm wrote on Jan 25, '07
silakan ... :)
adijm wrote on Jan 25, '07
silakan mbak, tentu saja boleh baca. saya senang jika tulisan ini bermanfaat bagi para pembacanya.
alifaisyah wrote on Jan 25, '07
jazakallaah artikelnya ustadz. Efektif untuk jadi parameter penilaian diri. Semoga bisa lebih baik, mohon do'anya...dan salam untuk teh Lia.
aishamasrokhan wrote on Jan 25, '07
semoga saya bisa menjadi istri seperti uraian di atas....amiin!
adijm wrote on Jan 25, '07
Waiyyaki, ummi Alif wa Aisyah. Insya Allah salamnya saya sampaikan.
adijm wrote on Jan 25, '07
aamiin ...
aishamasrokhan wrote on Jan 25, '07, edited on Jan 25, '07
pak ustad saya jadikan link saya ya?
soalnya artikelnya menarik banget, biar selalu saya ingat terus point2 itu....biasa namanya manusia selalu tak lepas dari khilaf, iman itu kadang naik kadang turun, saya hanya berusaha selalu untuk memperbaikinya terus...
mohon ijinnya pak ustad
adijm wrote on Jan 25, '07
silakan, mbak Aisha.
aishamasrokhan wrote on Jan 25, '07, edited on Jan 25, '07
terima kasih pak ustad!!!
salam untuk istrinya

wassalam,
aisha
shashakoe wrote on Jan 25, '07
dapat link ini dari temen.. wah subhanallah.. makasih ya pak ustadz...berguna sekali ini...krn kadang perempuan gk tau apa yg sbnrnya membuat laki2 itu senang
ichifar wrote on Jan 25, '07
terima kasih artikelnya pak, kapan neh buat calon-calon bapak dengan calon ibu. hehehehe
firazahra wrote on Jan 25, '07
Assalamu Alaykum,
This is my first time joining this site. Ini yang pertama juga saya klik. Airmata merebak. Bukan didorong oleh kecengengan, tapi.. kesadaran betapa jauhnya sifat itu pada diriku.
Kadang malah, betapa banyak kebalikan yang kutampilkan, walaupun hati ingin berbuat yang semestinya. Cinta? Bryan Adams menuturkan bait-bait sempurna. Terlalu sempurna. Yah, memang semua itu begitu relatif. Dunia penuh relativitas. Cinta, akan terus tumbuh bila dua unsur masih memiliki cita-cita yang sama, tujuan yang sama, jalan yang sama. Sebaliknya, jika salah satu mulai kena error, maka seindah apapun akhlak pasangannya, akan nampak buruklah segalanya.

Tapi diatas semua itu, peliharalah cinta disaat masih indah, jangan pernah abaikan nasihat baik, walau kadang suatu ketika tidak sesuai dengan kondisi kita, peliharalah cinta ketika masih indah. Peliharalah cinta ketika masih indah.

Hidup para istri dan suami yang setia!
adijm wrote on Jan 25, '07
alhamdulillah. tentu beberapa karakter yang diangkat di sini belum mewakili seluruh kebaikan seorang istri. masih banyak kebaikan-kebaikan yang lainnya.
adijm wrote on Jan 25, '07
insya Allah saya sampaikan salamnya. terima kasih.
adijm wrote on Jan 25, '07
kapan bagaimana mas Isfar? kan udah pernah saya tulis beberapa artikel buat yang sedang cari calon dan siap2 menikah ... *smile*
adijm wrote on Jan 25, '07
Wa'alaikumus salam wr wb. Terima kasih untuk komentarnya, Fira. Mudah2an tulisan singkat ini menjadi bahan refleksi bermanfaat.
karitasurya wrote on Jan 29, '07
TFS Pak:-) moga saya bisa meneladani dan mengamalkannya suatu masa kelak...
adijm wrote on Jan 29, '07
Sama-sama, mbak Ratu. Semoga sukses selalu ...
sepasangmatabola wrote on Feb 8, '07
yang bikin kangmasku senang: hidangan gurih di rumah, hehehe... :)
alyahzie wrote on Feb 8, '07
jazakallah khayr sudah membagi ilmunya pak.. :) skaligus panduan utk saya nih supaya bisa disayang ama suami (nanti! hehehe)
akan saya bagi juga ke teman-teman yg lain, semoga ga keberatan utk di-link :)
adijm wrote on Feb 9, '07
congratulation, Mbak. banyak jalan menuju cinta, kan ... *smile*
adijm wrote on Feb 9, '07
jazanallaahu wa iyyaki. alhamdulillah kalau tulisan ini bisa membantu. silakan untuk me-link ... feel free.
junjungbuih wrote on Mar 2, '07
terima kasih artikelnya, pak Adi...
adijm wrote on Mar 2, '07
sama-sama, Mbak ...
ummuirsyad wrote on Apr 10, '07
Gambarimasu ! blognya boleh saya link kan pak ?
adijm wrote on Apr 18, '07
Silakan Ummu Irsyad. Semoga bermanfaat.
amilia25 wrote on Jun 17, '07
Wish you great days and much postiv energy for your work and family :)

Salam kenal n Silahkan mampir di MP saya :)
adijm wrote on Jun 18, '07
Wish you great days and much postiv energy for your work and family :)

Salam kenal n Silahkan mampir di MP saya :)
Thx a lot. I wish you good life too and God bless you. Salam kenal juga.
ceumimin wrote on Jun 27, '07
Baru lihat nich, dah payah rasanya untuk menjadi ideal, ternyata masih jauh nich pak Adi,
Apalagi ada session dengan masyarakat waduh, jauh banget, soalnya utk tata diri di rumah aja masih terbirit2 waktu..
Jangan2 karena kurang bisa mangerial waktu ya pak..
Terakhir mohon do'anya, biar jadi isteri yang disayang suami, do'a yang makbul adlh dari lisan yang tak pernah berdosa, yaitu saya pinjam lisan pak Adi ya, Allah pasti mengabulkannya untuk saya...
adijm wrote on Jun 28, '07
Jangan2 karena kurang bisa mangerial waktu ya pak..
Terakhir mohon do'anya, biar jadi isteri yang disayang suami,
Memang untuk menjadi lebih baik perlu proses penataan diri yang seksama. Yang penting kita selalu dalam keadaan berproses itu, sebab perubahan pun berlangsung secara bertahap ... Saya doakan untuk kebaikan mbak Mimin sekeluarga. Saya juga sama mohon doa.
pikmini wrote on Jul 3, '07
Makasih banyak nih pak atas artikelnya. Sangat mencerahkan buat saya sebagai seorang istri. Pak, saya mau juga dong pak artikel tentang bagaimana berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Soalnya saya waktu kuliah dan kerja, berangkatnya kan dari sesudah subuh dan pulangnya di malam hari. Karena tempat kuliah dan kerja saya lumayan jauh dari tempat tinggal saya. Akhirnya interaksi dengan tetangga sangat kurang. Malah, yg ada adalah omongan2 bahwa saya ini sombong....Mohon pencerahannya ya pak....Pak, boleh ya saya link artikel2 bapak ....
adijm wrote on Jul 3, '07
pikmini said
Pak, saya mau juga dong pak artikel tentang bagaimana berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Alhamdulillah kalau tulisan ini bermanfaat. Silakan me-link-kan artikel2 di ruang MP saya ini. Saya senang jika makin banyak yang bisa baca dan memperoleh manfaat.

Untuk masalah interaksi dengan lingkungan, saya memang belum menulis scr khusus. Insya Allah saya akan bagi2 juga tulisan ttg ini. Secara singkat, tanggapan saya adalah, kita memang mesti sungguh2 mengalokasikan waktu utk berinteraksi dan berkomunikasi dengan para tetangga. Kalau di hari2 kerja kita memang tak ada waktu, maka luangkanlah waktu saat weekend. Yang penting bukan lamanya kita berinteraksi, tapi ketulusan dan kesungguhan dalam memberikan perhatian.

Jangan lupa saling berkirim hadiah dengan tetangga. Apalagi kalau kita sudah bepergian agak jauh. Saling berbagi hadiah ini akan menumbuhkan rasa saling menghargai dan mencintai dalam bertetangga.

Sementara sekian tanggapan saya.
skyi5 wrote on Jul 25, '07
beberapa orang tidak perduli pada proses yg sedang dijalani seseorang....mereka hanya melihat pada hasilnya.tidak perduli apa yg sedang kita usahakan....tidak semua orang sama kan.
adijm wrote on Jul 29, '07
skyi5 said
beberapa orang tidak perduli pada proses yg sedang dijalani seseorang....mereka hanya melihat pada hasilnya.tidak perduli apa yg sedang kita usahakan....tidak semua orang sama kan.
benar sekali. selama seseorang dalam proses aktualisasi diri, termasuk menjadi istri yang baik, selama itu ia dalam kebaikan.
Comment deleted at the request of the thread owner.
pur1ti wrote on Sep 1, '07
semoga saya (akan) memiliki karakter itu ... amien :)
syukron telah berbagi...
adijm wrote on Sep 2, '07
pur1ti said
semoga saya (akan) memiliki karakter itu
amiin ...
anakbongak wrote on Sep 7, '07
pak mau nanya nie . ..bagaimana manusia menemukan kebenaran dan untuk apa manusia mengetahui kebenaran .. di balas ya pak. .di email saya . ." anakbongak@yahoo.co.id "
rossida wrote on Jan 25
alhamdulillah dpt ilmu lg... skali lg trima kasih ilmunya,,bnyk sekali ilmu yg saya dpt di site anda... Semoga kelak Rossi bisa jd istri yg membahagiakan suami ^^ ... amien.
adijm wrote on Jan 25
rossida said
Semoga kelak Rossi bisa jd istri yg membahagiakan suami
amien ...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help